Evaluasi Tingkat Kerentanan Mahasiswa Terhadap Ancaman Keamanan Siber pada Penggunaan Media Sosial

Authors

DOI:

https://doi.org/10.32672/36trvt92

Keywords:

keamanan siber, kerentanan mahasiswa, media sosial, literasi digital, ancaman digital

Abstract

Abstrak - Meningkatnya intensitas penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa membawa dampak terhadap potensi ancaman keamanan siber, seperti pencurian data pribadi, peretasan akun, dan penipuan berbasis rekayasa sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kerentanan mahasiswa terhadap risiko keamanan siber dalam aktivitas bermedia sosial. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan survei daring terhadap 150 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis melalui statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat kerentanan sedang (55%) hingga tinggi (30%), yang disebabkan oleh rendahnya kesadaran terhadap praktik keamanan digital, seperti pengelolaan kata sandi, pengaturan privasi, dan kemampuan mengenali serangan phishing. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan program literasi keamanan siber di lingkungan perguruan tinggi guna menekan risiko ancaman digital yang terus meningkat.

Kata kunci : keamanan siber; kerentanan mahasiswa; media sosial;, literasi digital; ancaman digital;

Abstract - The rising intensity of social media use among university students increases their exposure to potential cybersecurity threats such as personal data theft, account breaches, and social engineering scams. This study aims to assess the level of students’ vulnerability to cybersecurity risks in social media activities. A quantitative research approach was employed using an online survey distributed to 150 students from various universities in Indonesia. Data were collected through a structured questionnaire and analyzed using descriptive statistical methods. The findings indicate that most students fall into moderate (55%) to high (30%) vulnerability categories, primarily due to low awareness of digital safety practices such as password management, privacy settings, and phishing recognition. The results of this study are expected to serve as a foundation for developing cybersecurity literacy programs within higher education institutions to reduce the growing risks of digital threats.

Keywords : cyber security; vulnerability; social media; digital literacy; digital threats;

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Arif Malva Purnama, Ibnu Sina University

    Program Studi Teknik Informatika

  • Irfan Marwazi Harahap, Ibnu Sina University

    Program Studi Teknik Informatika

  • Antonius Fernando Barus, Ibnu Sina University

    Program Studi Teknik Informatika

  • Army Trilidia Devage, Ibnu Sina University

    Program Studi Teknik Informatika

References

[1] B. Siber and D. A. N. Sandi, “STRATEGI INDONESIA MEMBENTUK CYBER SECURITY DALAM MENGHADAPI ANCAMAN CYBER CRIME MELALUI,” vol. 7, no. 2, pp. 295–316, 2022.

[2] C. S. Governance, I. C. Diplomacy, and E. Agency, “Tata Kelola Keamanan Siber dan Diplomasi Siber Indonesia di Bawah Kelembagaan Badan Siber dan Sandi Negara,” vol. 10, no. 2, pp. 113–128, 2019.

[3] C. D. A. N. Tantangan, “Cyber-security dan tantangan pengembangannya di indonesia,” pp. 95–110, 1986.

[4] P. Wahib, A. T. Narotama, and N. M. Rijki, “SOSIALISASI CYBER SECURITY UNTUK MENINGKATKAN,” vol. 1, no. 2, pp. 64–68, 2022.

[5] A. Yositya, I. Mauliza, R. Dwi, S. Machmudi, R. Indrarini, and U. N. Surabaya, “PENGARUH PERLINDUNGAN DATA DAN CYBER SECURITY,” vol. 1, no. 11, pp. 2497–2516, 2022.

[6] A. F. Rosy, “Kerjasama internasional Indonesia : memperkuat keamanan nasional di bidang keamanan siber,” vol. 1, no. 2, pp. 118–129, 2020.

Published

2026-08-10

How to Cite

Evaluasi Tingkat Kerentanan Mahasiswa Terhadap Ancaman Keamanan Siber pada Penggunaan Media Sosial. (2026). Jurnal Nasional Komputasi Dan Teknologi Informasi, 9(4). https://doi.org/10.32672/36trvt92